RSS

Sejak zaman paleolitikum hingga sekarang, bumi masih setia mendampingi kita. Namun reaksi alam dan campur tangan hitam manusia telah merusaknya! Tak ada kata terlambat. LET'S KEEP OUR EARTH!

by Oktaviani Indah Puspita. Powered by Blogger.
Leaf

Bumi kita Sangat Menyedihkan!!!!

Manusia bumi sangat pesat dalam tumbuh dan berkembangnya. Kemajuan peradaban dan kemajuan teknologi bila tidak dibijaksanai akan merugikan lingkungan hidup. Dalam setiap detiknya manusia bumi ini secara tidak disadari menghancurkan buminya secara perlahan.

Fakta Lingkungan Hidup Yang Menyedihkan Yang Terjadi di Bumi dalam Setiap Detiknya adalah: 



  • 390 ribu m3 CO2 diemisikan ke udara
  • 1.629 m3 gletser di Greenland mencair
  • 710 tons O2 berkurang dari atmosfer
  • 2.300 m2 lahan produktif menghilang
  • 5100 m2 hutan alami lenyap
  • 1,3 kendaraan bermotor dan 4,2 televisi diproduksi
  • Kenaikan polulasi mencapai 2,4 orang (200 ribu jiwa perhari)

FAKTA LAIN

  • Peningkatan kecil rotasi bumi diakibatkan ketidakseimbangan isi kandungan perut bumi yang terkuras, bisa mempengaruhi kita dengan berbagai cara. Banjir dahsyat yang menenggelamkan segalanya, atau gletser-gletser yang menghilang selamanya. Itu bisa berarti kekurangan air, pangan dan merajalelanya penyakit serta meluasnya kelaparan. Beberapa spesies hewan dan tanaman menjadi punah.
  • Terjadinya perubahan pola peruntukan tanah, di mana sekarang lebih banyak orang-orang hidup di kota-kota besar dibanding dengan di daerah pedesaan. Kota-kota penuh sesak sehingga harus memperluas areal untuk perumahan ke wilayah pedesaan dengan mengorbankan tanah pertanian. Kota besar yang kumuh dan kotor mengganggu kesehatan manusia dan menimbulkan bibit-bibit penyakit baru.
  • Produksi minyak mengalami peningkatan tahun 2008 dan 2018 akan mencapai puncaknya, dan itu berarti awal dari penurunan. Ini bisa menjadi pencetus suatu resesi energi global, konflik antar negara yang memperebutkan lahan minyak dan juga sumber makanan. Minyak sangat penting bagi setiap bangsa untuk melanjutkan aktivitas produksinya, termasuk pertanian dan peternakan. Kedepannya, menipisnya kandungan minyak di bumi bisa mempengaruhi hidup seluruh manusia di bumi secara signifikan.
  • Mobil mempunyai andil sebesar 3/4 dari semua gas buang yang dipancarkan alat transportasi. Sejak saat ini, dunia akan dipenuhi lebih dari satu milyar mobil yang berkeliaran di jalan-jalan di tahun 2030 dan akan bertambah hingga satu milyar lagi di tahun 2050. Hal berhubungan dengan 75% peningkatan CO2 selama setahun di atmosfer berasal dari pembakaran bahan bakar fosil (minyak bumi, gas bumi dan batu bara), sedangkan sekitar 20% CO2 yang memasuki atmosfer bumi berasal dari pembakaran BBM pada mesin-mesin kendaraan bermotor, selebihnya 80% emisi CO2 bersumber dari pembakaran bahan bakar fosil oleh mesin pembangkit tenaga listrik.
  • Karena peningkatan suhu udara akibat meningkanya kadar CO2, maka sedikit uap air bertahan di udara untuk membentuk awan. Hal ini berarti hujan akan menjadi lebih sedikit, dan secara langsung berakibat hasil produksi pertanian juga menurun. Akan terjadi di sekitar tahun 2020 di mana terjadi suatu periode yang sulit dan air bah tiba-tiba meningkat di semua bagian dari benua Eropa, karena mencairnya es di Kutub Utara. Sedangkan populasi penduduk bumi akan mencapai 7,7 milyar orang.
  • Sejak Hari Bumi yang pertama tahun 1970 hingga awal millennium baru, manusia telah membuat peningkatan emisi (gas buang) rumah kaca sebesar 70%.
  • Atmosfer bumi sekarang mengandung 40% lebih banyak CO2 dibandingkan dengan di awal Revolusi Industri.
  • Hasil pembakaran bahan bakar fosil dewasa ini menambah hampir 6 milyar ton CO2 ke dalam atmosfer bumi setiap tahunnya. Hanya separuhnya yang diserap oleh hutan-hutan dan samudera.
  • Hutan hujan pernah meliputi 14% dari permukaan bumi. Sekarang hanya tersisa sekitar 6% dan menurut perkiraan para ahli hutan hujan yang tersisa itu akan habis dikonsumsi kurang dari 40 tahun. 1 sampai 1,5 hektar hutan hujan lenyap setiap 1 detik sebagai konsekuensi tragis pembangunan di negara-negara industri dan berkembang.

  • Hampir separuh dari semua jenis flora, fauna dan mikro organisme akan musnah atau pasti terancam kepunahan dalam seperempat abad ke depan disebabkan oleh penebangan hutan-hutan hujan.
  • Perkiraan para ahli bahwa kita sedang kehilangan 137 jenis tanaman, hewan dan serangga setiap harinya karena penebangan hutan-hutan hujan. Atau sama dengan 50.000 jenis setiap tahunnya. Seiring dengan lenyapnya spesies-spesies di hutan hujan, demikian juga dengan berbagai macam pengobatan penyakit-penyakit yang mengancam hidup manusia. Sekarang ini, 121 obat-obatan yang dijual ke seluruh dunia berasal dari tanaman obat-obatan. Sementara itu 25% dari perusahaan obat-obatan di Barat mengambil bahan dari ramuan tanaman dari hutan hujan, dan lebih sedikit 1% dari pohon-pohon dan tanaman-tanaman tropis ini telah diuji coba oleh para ilmuwan.
  • Penebangan hutan yang merajalela sekarang ini menyumbang 20% polusi pemanasan global diakibatkan oleh terhambatnya penyerapan kembali CO2.
  • Wabah penyakit terus bertambah baik ragam maupun jumlahnya karena polusi udara, air dan tanah meningkat, terutama sekali terjadi di negara-negara dengan pendapatan rendah.
  • Di tahun 2030 sekitar 18% dari gugusan karang laut akan lenyap karena perubahan iklim dan lingkungan. Dalam 2030 ini populasi penduduk dunia akan mencapai 8,3 milyar.
  • Tahun 2040 laut di Kutub Utara akan mengalami musim panas yang pertama tanpa es.

  • Karena menghilangnya gletser dan terjadi musim kering yang panjang, produksi listrik dari pembangkit listrik tenaga air akan berkurang.
  • Luas padang pasir di permukaan bumi mengalami peningkatan disebabkan menaiknya suhu bumi. Pada akhir tahun 2007, Australia kehilangan 25% produksi pangannya karena hal ini.
  • Kadar karbon monoksida (CO) di atmosfer bumi terus meningkat.
  • Efek berbahaya dari aktivitas manusia dapat mempengaruhi sistem global dengan cara yang negatif. Perang, sebagai contoh, dapat menghancurkan bumi dalam berbagai jalan; pembunuhan massal, berkembangnya kelaparan dan penyakit, pembakaran bahan bakar fosil secara besar-besaran oleh mesin-mesin perang, termasuk juga pembabatan hutan dan pengambilan batu-batuan dan tanah untuk perbaikan kembali infrastruktur yang rusak.

READ MORE - Bumi kita Sangat Menyedihkan!!!!

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Leaf

Hemat Kertas, Selamatkan Hidup Kita!


Tahukah kamu berapa kerusakan lingkungan hidup manusia yang ditimbulkan akibat dari pemakaian kertas tiap hari. Berikut ini ada beberapa hal yang perlu diketahui tentang fakta dari kertas dan dampaknya terhadap lingkungan kita.

FAKTA KERTAS  IKUT PENGARUHI KERUSAKAN LINGKUNGAN HIDUP

  • Untuk memproduksi 3 lembar kertas dibutuhkan 1 liter air.
  • 1 ton kertas = 400 rim = 200.000 lembar
  • Untuk memproduksi 1 ton kertas, dibutuhkan 3 ton kayu dan 98 ton bahan baku lainnya.
  • Setiap jam, dunia kehilangan 1.732,5 hektar hutan karena ditebang untuk dijadikan bahan baku kertas.
  • Setiap tahun hutan indonesia yang hilang setara dengan luas Pulau Bali
  • Satu rim kertas A4 menghabiskan sebatang pohon berusia 5 tahun
  • Untuk kertas berkualitas baik, memerlukan pohon dengan kayu keras dan lunak
  • Jika kita menghemat 1 ton kertas, berarti kita juga menghemat 13 batang pohon besar, 400 liter minyak, 4.100 Kwh listrik dan 31.780 liter air
  • Suatu lahan pepohonan kayu keras setinggi 4 kaki panjang 4 kaki dan lebar 8 kaki dapat menghasilkan 942.100 halaman buku atau setara dengan 4.384.000 perangko atau setara dengan 2.700 eksemplar koran.
  • Untuk memproduksi 1 kilogram kertas membutuhkan 324 liter air
  • Untuk memproduksi 1 ton kertas, dihasilkan kurang lebih 72.200 liter limbah cair dan 1 ton limbah padat
  • Dulu kertas hanya digunakan untuk menulis, sekarang industri Packaging menggunakan 41% dari seluruh penggunaan


MASALAH LINGKUNGAN SAAT PRODUKSI DAN LIMBAH KERTAS


  • Dalam memproduksi 1 ton kertas, dihasilkan gas karbondioksida sebanyak kurang lebih 2,6 ton. Jumlah ini setara dengan gas buang yang dihasilkan sebuah mobil selama 6 bulan.
  • Dalam memproduksi 1 ton kertas, dihasilkan kurang lebih 72.200 liter limbah cair dan 1 ton limbah padat.
  • Setelah kertas dibuang, kertas ini akan terurai. Proses terurainya kertas menghasilkan gas metana. Dan gas metana juga merupakan penyebab pemanasan global. Malahan gas metana ini 20 kali lebih berbahaya dibanding gas karbondioksida, dalam hal menyebabkan naiknya suhu global.
  • 30%-40% kertas yang dibuang adalah kertas Packaging atau kemasan (The Recycler’s Handbook, 1990)
  • Mendaur ulang 54 kg kertas menyelamatkan 1 batang pohon (government of Canada)
  • Mendaur ulang kertas menggunakan 60% energi yang lebih sedikit dibandingkan membuat kertas dari batang pohon
  • Mendaur ulang 1 ton kertas menyelamatkan kira-kira 17 batang pohon (Purdue Research Foundation and US Environmental Protection Agency, 1996)
  • Saat kertas membusuk atau menjadi kompos akan menghasilkan gas Metana yang 25 kali lebih berbahaya dari CO2 (International Institute for Environment and Development, 1971)
  • Mendaur ulang 1 ton kertas dapat menghemat 682.5 galon bahan bakar dan 7000 galon air dan 4000 kwh listrik (Onondaga Resource Recovery Center)


so, Ayo Hemat Kertas! Keep the papers, Save the Earth ^_^



READ MORE - Hemat Kertas, Selamatkan Hidup Kita!

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Leaf

Deodorant? Awas Kanker Payudara!!!!


Keringat membuat kita serba salah. Cairan yang keluar dari tubuh itu bisa merusak riasan serta menghilangkan wangi parfum. Namun demikian, dari segi kesehatan keringat memiliki peran penting karena merupakan mekanisme alami untuk menurunkan suhu tubuh saat gerah akibat kondisi lingkungan yang panas, makanan pedas, atau stress. Yang paling dicemaskan pada saat bekeringat adalah bau badan. Sebetulnya, keringat dan bau badan tidak mempunyai kaitan langsung karena keringatnya tidak berbau sama sekali.  Bau berasal dari bakteri yang bersembunyi di lipatan kulit.


Oleh karena dapat mencegah keringat secara berlebihan deodorant sering dipakai banyak orang. Namun, kini ada dugaan bahwa deodorant menjadi salah satu pencetus kanker, teruma kanker payudara. Hal ini berdasarkan beberapa alasan. Alasan pertama muncul pada tahun 1970-a. disebutkan bahwa penekanan jumlah keringat yang dikeluarkan tubuh, terutama di bagian ketiak, dengan mengoleskan deodorant antiperspirant (anti keringat) akan mengakibatkan penumpukan toksin yang memicu timbulnya kanker getah bening. Kedua pada tahun 1990-an beredar dugaan bahwa senyawa alumunium yang jamak ditemui dalam deodorant bisa mengakibatkan kerusakan DNA yang ujung-ujungnya menimbulkan penyakit kanker payudara. Ketiga, sejumlah ahli beberapa kali melakukan penelitian untuk membuktikan bahwa wanita yang sering mencukur ketiaknya, kemudian mengoleskan deodorant antiperspirant, lebih rentan terkena kanker payudara. Alasan keempat ditunjukkan dalam hasil penelitian yang diumumkan Dr. Philippa Darbre, Februari 2004. Hasil penelitian itu menyatakan bahwa senyawa kimia sintetik paraben-yang biasa digunakan kosmetika/deodorant antiperspirant agar tahan lama – ditemukan dalam 18 dari 20 kasus tumor payudara. Dr. Darbre, dosen senior bidang onkologi di Universitas Reading, Inggris, menegaskan, “Senyawa paraben memicu pertumbuhan tumor pada jaringan payudara manusia.”

Ada zat lain yang sering dikaitkan dengan deodorant, yakni antiperspirant yang sama-sama difungsikan untuk menghilangkan bau tidak sedap yang keluar pada saat tubuh berkeringat. deodorant dan antiperspirant bekerja dengan cara yang berbeda. Antiperspirant mengandung senyawa almunium yang berfungsi menekan jumlah keringat berbeda dengan deodorant yang tidak bisa menekan jumlah keringat yang keluar. Keringat inilah yang bisa menimbulkan bau badan ketika berinteraksi dengan bakteri yang ada di permukaan kulit. Pada kondisi normal, ketiak akan mengeluarkan rata-rata 400-500 mg keringat setiap 20 menit pada suhu 35 derajat Celcius. Antiperspirant mampu mengurangi jumlah produksi keringat 20-25% atau max 40% dari produksi normal. Hal itu dilakukan dengan mengecilkan pori-pori kulit yang menjadi jalan keluarnya keringat. Cairan keringat yang tertahan kemudian diserap kembali (resorpsi) oleh jaringan kulit. Persamaannya, baik deodorant maupun antiperspirant sama-sama bekerja dengan cara membunuh bakteri-bakteri yang menimbulkan bau badan.

Saat ini hampir semua jenis deodorant mengandung beberapa senyawa aktif yang berbasis pada unsure aluminium sehingga pengertian yang benar tentang definisi deodorant sering dicampuradukkan dengan antiperspirant. Jika anda membaca bagian belakang kemasan deodorant anti keringat, bahan seperti aluminium chlorohydrate, aluminum chloride, dan aluminum hydroxibromyd adalah bahan yang umum digunakan.

Deodorant yang tidak mengandung antiperspirant sebenarnya tidak berfungsi menekan jumlah keringat yang dikeluarkan tubuh. Melainkan mengandung wewangian untuk menghilangkan bau badan. Saat ini produk-produk yang laris di pasaran rata-rata mengkombinasikan deodorant dan antiperspirant. isu yang kini beredar mengatakan bahwa deodorant yang mengandung antiperspirant menyebabkan terhambatnya pembuangan racun tubuh yang selama ini keluar bersama keringat. Racun tersebut kemuadian terakumulusi pada kelenjar getah bening dan lama kelamaan dapat menimbulkan kanker.

Agar terhindar dari segala sesuatu yang tidak diinginkan, kita harus berhati-hati dalam memilih deodorant, berikut ini tips memilih deodorant.

TIPS MEMILIH DEODORANT
  1. Pilihlah deodorant yang telah terdaftar (DepKes atau badan POM)
  2.  Periksa label yang ada di dalam kemasan, pastikan nahan yang ada di dalamnya aman dan tidak dilarang.
  3. Sebaiknya kita segera menghentikan pemakaian deodorant jika terdapat reaksi yang buruk.
  4. Meski belum ada bukti bahwa kandungan antiperspirant deodorant dapat menyebabkan kanker, untuk keamanannya, pilihlah deodorant yang tidak mengandung pewangi dan pewarna.


READ MORE - Deodorant? Awas Kanker Payudara!!!!

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...